Bengkel Pemerintah Gobelins Pada Abad Delapan Belas
Oleh Coline Duvall

J ules Hardouin-Mansart, Pengurus Bangunan Pemerintah,dipilih untuk mengoperasikan kembali perusahaan. Sampai tahun 1782 kepemimpinannya dipercayakan kepada para arsitek yang merupakan penasehat bangunan Raja di Paris.

Puteri dan Kuda Bertanduk Satu Museum Cluny

Yang paling terkenal adalah Soufflot (1713-1780)

Seorang pelukis ditunjuk sebagai inspektur. Tugasnya mengontrol pelaksanaan membuatan sulaman, membimbing serta memberikan supervisi para pelukis yang bertanggung jawab untuk menyediakan contoh-contoh. Pada tahun 1748 diadakan sebuah posisi seorang pasca inspektur utama untu untuk diduduki oleh Jean-Baptiste Oudry yang bertugas untuk memberikan supevisi produksi gorden. Pengaruhnya terhadap Gobelins sangat menentukan.

Perintahnya kepada supervisor toko adalah "meniru" efek dari lukisan cat minyak. Untuk memungkinkan para penyulam memperoleh bayang-bayang majemuk yang dihasilkan oleh palet, bagian celup harus menambah warna-warna yang secara tradisional digunakan. Terdapat 141 macam bayang-bayang warna untuk sulaman Le Brun , 365 sekarang diperlukan untuk menyulam sebuah sulaman Oudry.

Pada masa ini, perkembangan penting dalam hal selera telah terjadi..Hal ini dapat dilihat jelas pada orientasi terhadap seni yang lebih ringan dengan warna bayang-bayang yang lebih lembut.

Inovasi besar pada paruh pertama abad 18 berupa memperkenalkan sulaman dengan "Alentours" (hiasan tepi). Obyek utamanya ditaruh di pusat dikelilingi dengan motif hiasan ornamental yang merupakan bingkainya.

Inovasi yang lain diperkenalkan oleh Marquis de Marigny pada tahun 1762, berupa menenun portet raja, ratu serta keluarga kerajaan lainnya. Dari sini Gobelins berubah menjadi sangat meniru lukisan.

Reputasinya tersebar ke seluruh Eropa tapi sekitar tahun 1760, bengkel tersebut mengalami kesulitan finansial yang makin parah, walaupun telah diangkat Jean-Baptiste Pierre pada tahun 1782 sebagai direktur Gobelins. Masa Revolusi dan Gobelins pada abad sembilan belas

Perubahan besar terjadi seawal tahun 1791 di dalam bengkel. Sekarang para penyulam menerima upah mingguan dan tidak dibayar berdasarkan apa yang mereka hasilkan.

Dengan sistem ini, walaupun menjadikan operasi perusahaan sulit selama Revolusi, justru membantu menyelamatkan Gobelins dari kehancuran.

Puteri dengan Kuda Bertanduk Satu Museum Cluny

The Lady and the nicorn
Cluny Museum

The Lady and the Unicorn
Cluny Museum

Dibawah kekuasaan administrator umum rumah tangga Napoleon, perusahaan ini harus bekerja secara khusus untuk kaisar..Tidak ada sulaman yang ditaruh di dalam mesin tenun tanpa dikonsultasikan dengannya. Dalam semangat inilah perabotan bagi Kabinet Besar Sang kaisar di Tuileries dibuat. David sendiri menyediakan modelnya.

Sebanyak 80 penyulam diberi tugas untuk menyulam dengan lengkung vertikal dan horisontal. Pada tahun 1825, yang belakangan dikirim ke Beauvais, dan sejak itu sulaman Gobelins disulam khusus dalam sulaman lengkung tinggi yang vertikal.

Pada tahun 1803 penggunaan obat kimia pedas (morden) memungkinkan bagian pencelupan menyediakan untuk para penyulam dengan berbagai bayang-bayang warna dengan warna yang lebih substil. Tetapi celupannya tidak tahan cahaya.

Pada tahun 1824, Chevreuil menjadi direktur laboratorium pencelupan.

Teorinya tentang warna kromatik memungkinkannya untuk mengurangi jumlah celupan yang diperlukan para penyulam sampai separohnya (14.420 bayang-bayang warna dibagikan untuk 72 jenis celupan murni). Sebelumnya 30.000 warna bayang-bayang dibagikan untuk ribuan jenis celupan 36 warna bayang-bayang yang diperlukan.

Saat jatuhnya kekaisaran, Commune, kebakaran Gobelins pada bulan Mei 1871, (76 sulaman terbakar, bangunan sepanjang 80 m bangunan hancur), meninggalkan pabrik setengah hancur. Walaupun terjadi banyak perubahan nasib, Darcel, sang administratur, bertanggung jawab untuk membuka kembali pabrik Gobelins.

Saat ini diusahana untuk memberikan sulaman fungsinya yang sesungguhnya sebagai seni dekoratif. Kebanyakan modelnya harus didesain untuk mendkorasi bangunan umum, ruang besar di dalam opera, istana Elysée , Perpustakaan nasional serta istana Luxembourg.

Gustave Geoffroy menjadi direktur Gobelins tahun 1905 sampai tahun 1926, berusaha untuk memprbarui seni dengan bakat, dimana penyulam Gobelins waktu itu berlatih dengan kebaikan ang berbahaya. Namun masih dipelukan bertahun-tahun sebelum mereka bisa bicara soal kelahiran kembali sulaman.

Begitulah pencapaian pelukis Jean Lurçat. Pada tahun yang sama anjuran yang dilakukan oleh administrator baru, Guillaume Janneau, sebuah pendekatan baru dibuat dengan pencelupan bahan sayuran.

Gobelins dipiindahkan ke Aubusson selama peperangan dan Jeanneau mengundang Lurçat, Gromaire dan Dubreuil "untuk mempelajari, berkreasi serta memberikan supervisi, kalau mungkin membuat sulaman besar".

Seluruh generasi pelukis kartun menyusul. Segera menyusul pula gelombang kedua pelukis abstrak.

Pabrik Gobelins berhasil mempertahankan tradisi hidup srta teknik yang tak tertandingi.



The related articles:

Pabrik-Pabrik Pemerintah: Bengkel Sulam Pemerintah
Bengkel Pemerintah Gobelins Pada Abad Delapan Belas
Pabrik Nasional Savonnerie
Beauvais Pabrik-Pabrik Pemerintah



Bookmark and Share


Paris Budaya | Menara Eiffel | Halaman depan




Paris Sweet Home © Copyright 2013. All rights reserved.